Ketika kamu di dalam suatu masalah atau terlibat dalam masalah yang terus terusan, ibarat kamu sedang berdiri di atas bara api yang menyala hebat,
Jika kamu belum merasa terlibat dalam masalah itu, kamu hanya akan melihat bara api itu dari kejauhan, setelah merasa kamu terlibat dalam masalah itu ingin merasa menghindari justru malah ingin masuk kedalam bara api yang menyala hebat tersebut, terbakarlah kamu, yang seharusnya bara api tersebut kamu bisa hindari justru kamu sengaja menghampirinya padahal udah tau kalo kena bara api akan terbakar.
Jika kamu gak tau harus bagaimana ketika dalam posisi di atas bara api tersebut, bergegaslah menghindar, keluar dan loncatlah dari bara api tersebut, setelah kamu keluar mungkin masalah mu udah selesai tapi ternyata tidak, bara api tersebut masih menempel di kaki mu,
Bagaimana bisa tidak terlibat lagi dalam masalah tersebut tapi selalu menjadi masalah ketika kita menghadapinya lagi,
Berusahala singkirkan sisa sisa bara api tersebut dari kakimu.
Untuk saat ini posisi mu aman.
Jika suatu saat melihat lagi bara api tersebut mungkin kau akan berfikir ulang untuk kembali memasuki bara api itu,
Karna sudah tau konsekuensinya.
Biarpun kita tidak bisa menghapus atau membuang masalah tersebut, setidaknya kita bisa menghindari untuk tidak terjadi dan timbul masalah, dengan cara kita melewatinya dari arah samping atau lewat jalan lainnya.
Masalah itu memang harus di hadapi, selagi bisa dihindari kenapa gak coba mengindari masalah tersebut.