Rabu, 25 September 2019

Perkara Mengkeritik pemerintah

Ini pandangan saya sebagai mahasiswa yang bodoh tak berakal dan tak berilmu soal "mengritik  kebijakan pemerintah",
Ini bukan lah lagi menyangkut polemik pro dan kontra tapi pengujian setebal apa iman mu menghadapi jaman yang penuh fitnah, sebelumnya saya pernah share tentang fitnah dan ujian yang belom baca nanti saya sharing lagi. Pemerintah punya wewenang dan kebijakan baru atas pemerintahannya, baik dan buruk ya kita ikuti aturan itu sebagai bentuk ketaatan kita ke pemerintah. Silahkan aspirasikan suaramu tapi jangan lebih dari yang agamamu ajarkan, islam tidak mengajarkan pemberontakan perusuhan dan kerusakan di muka bumi.
Sebuah keputusan yang di ambil pemerintah kelak akan ada timbangan di akhirat menurut kita baik dan menurut kita gak baik itu akan di timbang, Allah maha mengetahui baik buruknya, suatu hal yang buruk belum tentu buruk, dan sesuatu yang baik belum tentu juga baik menurutmu. Semua sudah ada pertanggung jawaban. Sohibul saya pasti tau dahulu saya di barisan mana. Dari sini jelas betapa pentingnya sebuah ilmu agama, kita geser dahulu perdebatan dunia dan kita pegang teguh saja karna kita beragama yang baik, "jangan kita taunya hanya makan tanpa kita tau apa yang di masak, beragama tidak seperti itu, tidak hanya karna ikut-ikutan tapi kita juga harus tau apa yang kita makan ini bahan-bahan nya seperti apa sumbernya dari mana harom atau halal" semisal yang memasak dahulu menaburi racun dalam masakan itu apa antum tau kalau gak mencari tau ? Ini masuk lagi perkara mencari kebenaran dalam beragama, bukan taunya pembenaran apa yang antum yakini tapi tidak tau apa dan sumber-sumbernya, kita ini diwajibkan mencari kebenaran bukan pembenaran. Sama halnya ucapan, kalo kita ini lahir dari kalangan islam pada umumnya jadi ya kita ikuti apa yang sudah ada sejak dahulu kakek nenek moyang, emang antum tau itu benar atau salah kalau antum tidak mencari kebenaran ?

Jazzakumullah khairan katsiran semua saudara/i seimanku.

Minggu, 15 September 2019

Jangan cari aku di masa lalu

Jangan cari aku lagi di masa lalu, sebab aku sudah tak lagi hidup disana.
Aku telah berjuang meninggalkannya.
Dulu memang masa laluku kelam, lantas apa salah aku memperbaikinya ?
Tiap orang bisa menyesal lalu memperbaiki kesalahnnya.
Aku memang tak bisa menghapus masa lalu secara utuh namun semoga nilaiku di matamu tak melulu tentang siapa aku di masa lalu, aku sudah tak disana.
Tapi sudahlah tak apa, tak penting penilaian burukmu tentang ku karena masa laluku, aku membaik bukan karna ingin di anggap baik oleh mu, cukup Allah yang menjadi tujuan ku.
Aku hidup dimasa ini berusaha menjadi sebaik mungkin untuk diriku di masa depan, biar lah aku dan masa laluku menjadi pembelajaran, setiap orang mempunyai kisah masing masing, aku memang tak suci tanpa dosa, tapi setidaknya aku punya Tuhan yang mengampuni setiap dosa.
Dari pada sibuk menghakimi, bukankah lebih baik kita sama-sama menata masa depan masing masing ?
Ketika kau sibuk menghakimi masa laluku bukan kah itu tak sedikitpun menjamin masa depanmu lebih baik dari ku ?
Ku harap kamu sadar akan hal ini.
Tolong jangan cari aku di masa lalu, aku sudah tak hidup disana..

~alfialghazi

Sabtu, 14 September 2019

5 syafaat rasullullah

ada lima macam syafaat. Yaitu

(1) syafaat yang khusus bagi Nabi Muhammad SAW yakni adanya kelapangan di hari kiamat dan segera diadakannya perhitungan (hisab) bagi umatnya,

(2) syafaat berupa masuknya suatu kaum ke dalam surga tanpa perhitungan,

(3) syafaat yang diberikan pada mereka yang seharusnya masuk neraka, tetapi karena syafaat Nabi SAW dengan izin Allah, mereka selamat,

(4) syafaat bagi mereka yang berdosa dan telah masuk dalam neraka, namun karena syafaat dari Nabi SAW mereka dikeluarkan dari sana, dan

(5) syafaat berupa peningkatan derajat bagi penghuni surga.

Sumber buku kitab tauhid.

Perkara kehidupan pribadi

Kadang hidup itu ibarat orang mancing,
Entah ini teori dari mana tapi melintas begitu saja dalam pikirku.
Kita ingin sesuatu tapi kita tidak melakukan apa apa mustahil bisa terwujud.
Kalo metode orang mancing, lempar kail dengan joran lalu menunggu dapat ikan, apakah disitu di tulis dengan umpan? Apakah akan dapat ikan tanpa umpan hanya dengan kail kosong? "Mustahil" .
Perumpamaan ini sebenarnya ada dalam kehidupan kita sehari hari, kita ingin dapat ikan, tapi gak punya joran bisa dengan bikin atau beli gak mungkin ada yang kasih, lalu dibuat lah atau di belilah joran tersebut dan menuju ke kolam atau sungai. Sampai disana apakah ada yang kurang? Ya, yaitu umpan, gak mungkin ikan mau tanpa umpan lalu di buat lah atau di carilah umpan tersebut.
Bisa juga di artikan kita ingin sesuatu tanpa kita berikhtiar apakah akan mendapatkan apa yang kita mau?
Nah istilahnya orang yang sedang memancing itu adalah kita sebagai pemancing, joran tersebut adalah doa (jadi allah berikan kemudahan untuk kita berusaha) tinggal kita cari cara untuk menggapai impian tersebut dengan apa? Umpan, umpan itu adalah Ikhtiar nya kita kalo kita gak kasih umpan gak akan dapet makanya kita kasih umpan itu adalah ikhtiarnya kita, urusan makan atau tidak urusan ikannya, begitu juga dengan Allah yang penting kita sudah berdoa, Allah sudah berikan kemudahan, lalu kita berikhtiar dan berusaha hasilnya tinggal Allah yang menentukan.

Pahami gak ada yang gak mungkin di dunia ini asalkan kita mau berdoa dan berusaha, setiap doa kita Allah mengabulkannya tanpa sepengetahuan kita sesederhana apapun jalan yang Allah berikan itu adalah nikmat yang harus kita syukuri dan jalani, sisanya tinggal kita berusaha untuk meraih impian tersebut.

Kewajiban malam jum'at dan hari jum'at

*BACA AL KAHFI & BANYAK BERSHALAWAT DI HARI JUM'AT*

1. Rasulullahﷺ bersabda:
*"Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi "PADA MALAM JUM'AT", dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.”* (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)

2. Rasulullahﷺ bersabda:
*"Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi "PADA HARI JUM'AT", dia akan disinari cahaya di antara dua Jum'at.”* (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

*Keutamaan lain:*
*Meraih pahala seperti shalat sepanjang malam, bagi yang membaca 100 ayat Alquran di malam hari (Al Kahfi: 110 ayat)*

Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata: “Rasulullahﷺ bersabda:
*“Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.”* (HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468)

*Perbanyaklah bershalawat di hari Jumat*

Rasulullahﷺ bersabda:
*"Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at.*
*Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”* (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro, Hadits Hasan ligoirihi)

*Shalawat sesuai sunnah:*

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

*“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.”*

[Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya sebagaimana engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya sebagaimana engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia]

Atau dengan membaca:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

*Allahumma sholli ‘ala Muhammad*

sumber dalil: Rumaysho.com

Selalu husnudzon sama Allah azza wa jalla

Allah itu maha penyayang hambanya dan gak pilih pilih hambanya,
Kita banyak dosa aja allah masih mau bantu masih mau nolong kita, trus baiknya lagi kita aja masih terus di panggil buat deket dalam 5 waktu, kadang allah juga sering dateng malam hari pas kita lagi terlelap tidur..

Pas terlelap tidur kita tiba tiba bangun tandanya allah itu lagi dateng ke langit dunia, allah itu pengen hambanya cerita, allah tau hambanya itu lagi banyak masalah makanya allah dateng allah itu kangen denger cerita hambanya.

Udah gitu allah itu maha pengasih dan kasihan melihat hambanya yang sering berdoa tapi kadang allah itu gak langsung kasih karna apa, allah itu mau kasih kita kejutan, semakin lama kita berdoa dan belum di kabul tandanya kejutan buat kita itu istimewa, subhannallah, karna rasa kasihan allah itu melebihi takdirnya sendiri, kita terus meminta meminta nanti allah akan iba dan akan kasih kita.

Allah itu maha menerima taubat umatnya yang bersungguh sungguh, kalau kita udah ditegur di kasih ujian tandanya kita itu udah cukup, hambaku dosa mu sudah cukup aku beri teguran supaya engkau kembali kepadaku. Yakan allah itu baik banget gapernah dendam sama hambanya kita udah banyak dosa allah aja masih mau ingetin kita, coba allah itu cuek kita banyak dosa gak dk tegur tau tau kita meninggal dan belum bertaubat, naudzubillah apa yang mau kita bawa saat kematian.

Perkara ilmu

Ilmu bukan Makanan Instan

Tidak pernah ada ceritanya bahwa para ulama menjadi ulama dalam daurah sehari, sepekan, sebulan, atau diklat, atau kursus setahun dua tahun....

Tidak pernah ada cita-cita besar yang terwujud dengan mudah. Semua yang memiliki cita-cita yang besar rela berkorban demi mewujudkannya. Waktunya ia korbankan, hartanya dia korbankan, bahkan harus rela meninggalkan orang-orang yang dia cintai demi target besar yang dia cita-citai.....

Ditambah lagi anda harus paham, ibadah yang Allah ﷻ perintahkan adalah menuntut ilmu, bukan ibadah "jadi ustadz" bukan pula ibadah "jadi idola jamaah", yang Allah ﷻ inginkan adalah proses yang anda lakukan.....

Nikmatilah kata demi kata, kalimat demi kalimat yang dituturkan oleh gurumu dan dituliskan dalam buku, karena belajar adalah ibadah, lalu mengapa ingin cepat-cepat selesai mendapatkan pahala....

Ingatlah dua kalimat berikut:

تعن في الطلب، وتأنى في الثمرة
Bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu
Dan jangan tergesa-gesa menuai buahnya

Jika kita membayangkan maka sangat mengerikan jika ternyata para guru di generasi mendatang adalah produk belajar instan....

=======
Penyakit era millenial, penyakit era digital!!!

Copas
Ust. Achmad Handika

Perkara jodoh

Jodoh Itu Rahasia Allah, Kadang Bertemu Dulu Dengan Orang yang Salah, Lalu Dengan Orang yang Tepat.

Ingatlah, jodoh itu rahasia Allah, Dia yang mengatur kapan kamu harus bertemu, kapan kamu harus bersatu, dan kapan kamu harus berpisah. Lantas apapun yang kamu alami sebelum bertemu dengan seseorang yang tepat, jangan mengeluh.

Jika kemaren kamu pernah disakiti, pernah dikhianati, lalu kemudian ditinggalkan, jangan dulu mengeluh. Karena kadang bertemu dengan orang yang salah dulu, baru kemudian kamu akan bertemu dengan orang yang tepat.

Tidak Usah Mengeluh, Nikmati Saja Prosesnya Sebelum Bertemu Dengan Seseorang yang Tepat Menurut-Nya

Maka dari itu, kamu tidak usah mengeluh, tidak usah menggeurtu, cukup nikmati saja prosesnya sebelum bertemu dengan seseorang yang tepat menurut-Nya.

Karena tidak akan ada kisah yang Allah ciptakan sia-sia, semua pasti akan mengandung hikmah yang luar biasa untukmu.

Jika Kemaren Kamu Bertemu Dengan Orang yang Salah, Tidak Usah Menyesal, Tetaplah Bersyukur Karena Darinya Kamu Belajar Sabar

Jika kemaren kamu bertemu dengan orang yang salah, bertemu dengan orang yang hanya membuatmu merasakan luka mendalam, maka percayalah nanti kamu akan bertemu dengan seseorang yang tepat.

Tidak usah menyesal, tetaplah bersyukur, karena bagaimanapun darinya kamu bisa belajar bersabar.

Jangan Gerutui Apapun Kisah yang Allah Persembahkan, Tapi Berbaik Sangkalah Kepada-Nya Tiada Henti

Lantas jangan gerutui apapun kisah yang Allah persembahkan kepadamu, jangan gerutui kisah kemaren yang membuatmu terjebak dalam kecewa yang besar, karena bagaimanapun darinya kamu belajar banyak tentang mengenali hati yang tulus.

Jadi berbaik sangkalah kepada Allah tiada henti, sungguh semakin kamu berbaik sangka maka pasti kamu akan mengerti apa yang sedang Allah tulis sebenarnya untukmu.

Allah Maha Baik Dalam Mengatur Rencana, Kadang Memang Allah Datangkan Dulu Orang yang Salah Sebelum Datang Orang yang Baik

Ingat, Allah maha baik dalam mengatur rencana, Allah maha baik dalam mengatur kisah, lantas tidak usah menyesali apa yang sudah terjadi.

Jika kemaren kamu tersiksa karena sudah bertemu dengan orang yang menurutmu jahat dan tidak berperasaan, percayalah nanti akan Allah datangkan seseorang yang baik.

Untuk Apa? Agar Kamu Nanti Belajar Mencintai Dengan Baik, dan Bersyukur Atas Kehadiran yang Baik Tersebut

Dan mungkin kamu bertanya, untuk apa bertemu dengan orang yang salah dulu dan kemudian bertemu dengan orang yang tepat?  kenapa nggak langsung  bertemu dengan yang tepat saj?

Yaitu agar kamu nanti bisa belajar mencintai dengan baik, menghargai dengan tulus, dan bersyukur atas setiap hal yang ada pada dirinya.

Sumber bacaan gelap.
Penulis asli tolong email saya.. 😆